IMG_20180213_123848.jpgHadirnya media sosial ditengah-tengah kehidupan masyarakat saat ini sangat membantu memberikan kemudahan akses untuk berhubungan satu sama lain. Jarak, waktu dan tempat sudah tidak lagi menjadi alasan untuk tidak saling berbagi informasi. Mulai dari informasi sederhana hingga pada informasi yang mengandung nilai-nilai edukasi bagi perkembanngan dan kemajuan  masyarakat baik secara politik, ekonomi, sosial maupun budaya. Media sosial juga mampu memberikan alternatif bagi masyarakat untuk menyuarakan ide-ide atau gagasannya.

Hal tersebutlah yang kemudian mendorong Yayasan Satu Karsa Karya (YSKK) berinisiasi untuk memanfaatkan media sosial sebagai strategi kampanye gerakan sosial di kalangan aktivis-aktivis sosial. Yakni memanfaatkan media sosial sebagai ruang komunikasi dan edukasi untuk memunculkan sebuah gerakan perubahan bersama di masyarakat.

Bersama dengan beberapa organisasi masyarakat sipil lainnya di Solo dan sekitarnya, YSKK mengadakan  “Training Video Gampil” di Kantor Yayasan KAKAK Jl. Flamboyan Dalam no. 1 Purwosari Surakarta pada Selasa (13/2) kemaren. Istilah gampil berasal dari bahasa sunda “Gampil” artinya gampang atau mudah. yaitu video yang bisa dibuat secara gampang, mudah, sederhana, kapan saja dan dimana saja melalui alat bantu aplikasi smartphone FlimoraGo.

IMG_20180213_092011.jpgPelatihan yang dibimbing langsung oleh CEO PT. Semesta Padu Apresia Bjeou Nayaka ini harapannya agar kegiatan-kegiatan sosial yang sedang atau akan dikerjakan teman-teman dari berbagai organisasi masyarakat sipil dan berbagai isu bisa terdokumentasikan dengan baik dan terarah. Dan hasil dokumentasi tersebut bisa disebarkanluaskan kepada masyarakat umum melalui media-media sosial supaya  menjadi sebuah gerakan bersama untuk melakukan perubahan-perubahan yang lebih baik di tengah-tengah masyarakat. “media sosial kita supaya semakin semarak dan bisa menjadi sebuah gerakan bersama untuk melakukan perubahan” ungkap Amy Supadmi Pegiat YSKK saat memberikan sambutan.

Acara yang berlangsung sejak jam 09;00 sampai 17:15 WIB tersebut diikuti oleh 20 orang dari berbagai organisasi/lembaga dan isu di Solo dan sekitarnya: YSKK, Yayasan Kakak, Spek HAM, Sahabat Kapas, Pattiro, dan Gita Pertiwi. Tampak seluruh peserta mengikuti acara secara hikmad hingga selesai. Mulai sesi penyampaian materi, menyusun cerita, praktek memvisualisasikan ide atau gagasan, pengambilan video, proses editing video hinggga nonton bareng hasil kerja kelompok selama proses pelatihan.

(hanafi)

Iklan