Rabu (21/2) kemaren, pengawas dan pengurus Kopwan Sekar Arum desa Semin didampingi YSKK melakukan pertemuan di rumah ketua Kopwan Sekar Arum, Ibu Karyati. Pertemuan tersebut dalam rangka memastikan segala persiapan Rapat Anggota Tahunan (RAT) koperasi  yang akan digelar pada Kamis, 22 Februari 2018 sudah maksimal.

Pertama, yang menjadi bahasan dalam pertemuan tersebut yaitu tentang hal apa saja yang akan dibahas dalam sesi inti RAT; Yakni terkait dengan rencana pengangkatan anggota sebagai langkah kaderisasi dalam kepengurusan Kopwan Sekar Arum, rencana membuka layanan rutin  koperasi seminggu sekali di hari Kamis jam 10:00-14:00 WIB, rencana pertemuan anggota setiap bulan sekali, terkait hutang-piutang dan SHU anggota.

Kemudian dilanjut dengan bahasan seputar undangan. Diakui oleh Erna bahwa sebenarnya penyebaran undangan terhadap anggota sangat dadakan sekali, yaitu H-3 acara. Sehingga beberapa anggota secara langsung, saat menerima undangan, minta izin tidak dapat menghadiri RAT. alasan tidak dapat menghadiri RAT, kata beliau, lantaran beberapa anggota sudah ada agenda sendiri-sendiri. Ditambah lagi dengan kesibukan masyarakat ketika musim panen tiba, pastinya sudah sibuk di ladang semua, lanjutnya.

Selanjutnya, pembagian tugas pelaksanaan RAT. Karyati (ketua pengurus) dan Hery S (pengawas) bertugas menyampaikan laporan  pertanggung-jawaban (LPJ) selama 1 tahun kepengurusan, Wijiyanti sebagai pembawa acara, Niken bertugas menyampaikan sambutan panitia, Erna bertanggungjawab membacakan tata tertib RAT, dan persiapan konsumsi acara menjadi tanggungjawab Siti dan Wijiyanti.

Di sela-sela pembagian tugas pelaksanaan acara RAT, ketua Sekar Arum Karyati sempat menyampaikan unek-uneknya kepada forum. Beliau menuturkan, jika misal nanti ada sosok orang yang diyakini lebih bisa dan mau mengelola koperasi secara maksimal, beliau bersedia untuk keluar dari kepengurusan. Alasan beliau menyampaikan unek-unek tersebut adalah karena selama beliau menjabat sebagai ketua koperasi, beliau merasa belum maksimal dalam mengelola koperasi. masih banyak pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya terbengkalai.

Namun hal tersebut tidak terlalu ditanggapi serius oleh forum. Erna, misal, mengatakan bahwa setiap manusia itu tidak sempurna, pasti ada kekurangan sana-sini tinggal bagaimana kita saling bahu-membahu untuk mengelola koparasi. Kepengurusan koperasi, sambungnya, tidak perlu dirombak, tinggal nanti kita mengangkat 1 atau 2 orang anggota untuk mengisi posisi yang telah kosong selama ini. “Bu Yati tetap jadi ketua, (kepengurusan) nggak perlu dirombak” tegasnya.

____

Beberapa hal yang menjadi catatan dalam proses pendampingan persiapan pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Kopwan Sekar Arum:

  1. Pelaksanaan RAT Sekar Arum terkesan mendadak dan dipaksakan. Hal ini terbukti dengan proses penyebaran undangan kepada anggota dan pihak-pihak terkait yang dilakukan 3 hari sebelum hari pelaksanaan. Ke depan, undangan sebaiknya diedarkan minimal seminggu sebelum pelaksanaan acara. Asumsinya, anggota dan pihak-pihak terkait bisa mengatur jadwal dan agenda masing-masing.
  2. Tidak adanya panitia khusus dalam pelaksanaan RAT. Semua konsep acara hingga teknis acara ditangani langsung oleh pengurus koperasi. sebagai rekomendasi, dalam setiap pelaksanaan acara, RAT misalnya, diusahakan ada panitia khusus yang bertanggungjawab mengelola pelaksanaan acara sejak awal. Pengurus tinggal fokus menyusun dan mempersiapkan laporan dan pertanggungjawaban.

(yskk/han)

Iklan