29511741_367083173806983_6458999989127701310_n

Gunungkidul. Rapat Anggota Tahunan (RAT) adalah forum tertinggi pengambilan keputusan dalam sebuah badan koperasi. forum ini merupakan forum bersama seluruh anggota dan pengurus koperasi. Sesuai dengan amanat UU No.25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, RAT ini merupakan program kegiatan yang harus dilaksanakan sekurang-kurangnya minimal 1 kali dalam setahun. Dalam pelaksanaan RAT, Pengurus bertanggungjawab menyampaikan laporan 1 tahun kepengurusannya.

Sebagai koperasi yang sudah berbadan hukum, Koperasi Wanita Mitra Usaha Perempuan (MUP) menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) pada Jumat (23/3) kemaren di Balai Dusun Candi, Desa Kampung, Kec. Ngawen Gunungkidul.

29512670_367083253806975_4854830105329964815_n

Rapat Tahunan ini merupakan forum bersama seluruh anggota dan pengurus. Karena forum bersama, anggota mempunyai hak yang sama untuk menyampaikan kritik, saran dan masukan demi kemajuan Kopwan MUP. Hal ini disampaikan Ketua Kopwan MUP Retno saat memberikan sambutan dalam acara tersebut. Harapannya, lanjut Retno, gagasan dan ide demi mengembangkan koperasi ke depan bisa bener-bener murni atas inisiasi bersama, murni hasil dari kesepakatan seluruh anggota dan pengurus.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala Desa kampung Suparna saat memberikan sambutan, dalam kesempatannya, sosok yang biasa disapa Parno ini berharap supaya RAT ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh anggota untuk menyampaikan unek-uneknya. Jelas tentu unek-unek yang akan disampaikan, tegas Suparna, adalah hal-hal yang bisa memberikan dampak positif demi kemajuan koperasi Mitra Usaha Perempuan ke depan.

Lusiningtyas Kepala Divisi Pemberdayaan Perempuan Yayasan Satu Karsa Karya (YSKK) selaku pendamping koperasi wanita MUP juga menegaskan bahwa sesuai asas koperasi, koperasi ini milik bersama seluruh anggota dan pengurus. Menurutnya, dalam RAT ini pengurus mempunyai tanggung untuk menyampaikan laporan keuangan koperasi. baik kekayaan maupun laju dan perkembangan keuangan koperasi.

Lusi juga berharap seluruh anggota bisa paham tentang isi laporan dari pengurus selama 1 tahun masa kepengurusannya. Termasuk mengetahui seberapa besar aset dan kekayaan koperasi, arus keluar masuk keuangan dalam koperasi, dan seberapa besar Sisa Hasil Usaha (SHU) yang sudah didapat koperasi selama ini. “kalau belum tahu dan belum pegang buku laporan pengurus, minta ke pengurus. jangan malu-malu!” ucap Lusi di depan seluruh anggota koperasi saat memberikan arahan dalam RAT tersebut.

(yskk/han)

Iklan