Profil Ekonomi Desa, Langkah Awal Menuju Desa MANTAP

img_20180411_125558.jpg

Pembangunan di sektor ekonomi desa telah banyak dilakukan oleh pemerintah melalui berbagai macam program-programnya. namun apa yang telah diupayakan pemerintah masih belum mampu memberikan jawaban atas persoalan-persoalan ekonomi dan kemiskinan di desa.

Lahirnya UU No. 6 tahun 2014 Tentang Desa cukup memberikan angin segar atas persoalan-persoalan ekonomi dan kemiskinan yang ada di desa. Melalui UU No. 6 tahun 2014 tersebut desa diamanatkan untuk mandiri dalam membangun desanya, terutama dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa. mandiri dalam arti, desa dituntut sekreatif mungkin  menginisiasi segala proses pembangunan yang ada di desa untuk memecahkan masalah yang ada.

Dari sekian desa di Indonesia yang telah melaksanakan amanat UU tersebut, masih sebagian kecil yang mampu memberikan solusi signifikan atas persoalan perekonomian di desa. angka-angka kemiskinan di desa masih cukup tinggi dan memprihatinkan. profil lama bahwa desa adalah wilayah yang miskin masih menjadi catatan bersama.

Kabupaten Gunungkidul merupakan salah satu daerah angka kemiskinan yang masih cukup tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta. di tahun 2015, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan angka kemiskinan di Gunungkidul 21,73 persen. dan di tahun 2016 menunjukkan angka 19,93 persen. sebuah angka yang masih lumayan tinggi dan butuh kerja keras lagi.

Bersama dengan 4 desa di Kabupaten Gunungkidul, yakni Desa Kampung, Watusigar, Sambirejo, dan Desa Semin Yasayan Satu karsa karya (YSKK) tengah mengembangkan Desa MANTAP, yakni sebuah program yang bertujuan membantuk sebuah desa yang Mandiri, Terampil dan Produktif. harapannya, proram ini mampu membangun masyarakat desa untuk keluar dari jerat kemiskinan di desa melalui potensi-potensi yang memang ada di desa; dalam hal ini adalah potensi dalam wujud peran perempuan dalam kewirausahaan di desa. Keempat desa tersebut adalah desa-desa yang dipilih untuk menjadi desa model Desa MANTAP.

mengawali segala proses implementasi Desa MANTAP di 4 desa tersebut, YSKK mencoba menggali dan melakukan pemetaan tentang potensi ekonomi yang ada di 4 desa tersebut. mulai dari potensi sumber  daya alam, sumber daya manusia, kelompok-kelompok ekonomi hingga pemetaan terhadap sarana dan prasarana perekonomian yang ada di desa.

pemetaan yang dilakukan tersebut, merupakan bagian dari penyusunan profil ekonomi desa di 4 Desa Model yang dimaksud. profil desa yang kerap kita dapati selama ini merupakan profil yang menggambarkan desa secara global, mulai dari aspek geografis, politik, sosial, budaya, keagamaan dan hal yang lainnya.

Profil Ekonomi Desa ini mencoba menggambarkan peta ekonomi yang sebenarnya ada di desa. dengan terpetakannya potensi ekonomi desa, harapannya mampu membantu langkah-langkah pengembangan ekonomi desa dalam menekan tingkat kemiskinan yang menjadi persoalan utama di desa. (yskk/han)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s