IMG_8690
Ilustrasi Foto: Dokumen YSKK

Desa MANTAP berbasis Kewirausahaan Perempuan yang digagas oleh YSKK adalah sebuah gambaran Desa dimana di desa tersebut terdapat berbagai macam kelompok ekonomi perempuan yang berkembang dengan baik, yang memiliki ragam produk dan mampu memenuhi kebutuhannya sendiri dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Mengawali proses implementasi program tersebut, Penyusunan Profil Ekonomi Desa menjadi langkah awal yang ditempuh YSKK untuk mengetahui sebaran potensi-potensi ekonomi yang ada di desa. Dengan mengetahui sebaran potensi-potensi ekonomi yang ada di desa, harapannya bisa mempermudah menentukan langkah-langkah strategis pengembangan ekonomi desa melalui program Desa MANTAP ke depan.

jumat (27/4) akhir bulan kemaren, tim YSKK kembali melakukan penggalian data di desa. desa pertama yang didatangi adalah Desa Semin, tepatnya Balai Desa Semin yang tidak jauh dari kantor Kecamatan Semin Gunungkidul. rencana awal datang ke Desa Semin adalah dalam rangka mengakses Data Industri Kecil Menengah (IKM) Desa Semin untuk kebutuhan melengkapi data-data penyusunan Profil Ekonomi Desa Semin yang belum lengkap. namun hasilnya ‘zonk’. semua aparatur desa yang saat itu berada di balai desa mengatakan bahwa data IKM Desa Semin ada di Bagian Pelayanan Umum dan kebetulan yang bersangkutan sedang tugas ke luar.

Setelah dari Balai Desa Semin, masih dengan tujuan yang sama, kemudian dilanjut menuju ke Desa Kampung Kec. Ngawen. di balai Desa Kampung saya menemui salah satu Aparat desa Kampung Bu Lasmi. Menurut informasi, Bu Lasmi kebetulan adalah salah satu orang yang turut serta dalam pendataan Industri Kecil Menengah (IKM) yang ada di Desa Kampung dan Bu Lasmi mengakui itu, bahwa beliau benar-benar salah satu tim yang melakukan pendataan IKM di Kampung.

Meskipun Bu Lasmi adalah bagian tim pendataan IKM, namun setelah dimintai data IKM yang dimaksud beliau menjawab kalau semua data IKM ada di bagian Kasi Kesejahteraan Masyarakat Bapak Suroyo. pada saat yang bersamaan, kebetulan Pak Suroyo sedang tugas di luar. Alhasil, untuk mengakses data IKM di Desa kampung juga nihil.

Iklan