GUNUNGKIDUL – Lemahnya pengetahuan tentang BUMDes terkait regulasi, pengelolaan dan lainnya menjadi faktor utama tidak berjalannya BUMDes di Desa sambirejo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul. Hal tersebut diungkapkan oleh Banteng Kasi Pemberdayaan Masyarakat saat menerima kunjungan Yayasan Satu Karsa Karya (YSKK) di Ruang Kepala Desa Sambirejo pada Senin (17/9) kemaren.

“Jadi, dari pengelola sendiri banyak yang merasa khawatir mau berberak seperti apa. Takutnya malah menambah beban-beban yang tidak diharapkan seperti menyalahi aturan. Kan nanti malah tambah repot” katanya.

Lemahnya kondisi SDM pengelola BUMDes di Sambirejo juga diakui oleh Kepala Desa Sambirejo Yuliasih Dwi Martini. Sosok yang biasa disapa Yuli itu mengatakan bahwa pengelola saat ini masih lemah dalam melakukan inovasi-inovasi usaha yang akan dikembangkan. Ditambah lagi untuk posisi struktur pengurus beberapa masih diisi oleh nama yang memiliki jabatan di pemerintahan desa. “beberapa pengurus masih dari perangkat. Kan peraturan sekarang sudah tidak memperbolehkan perangkat menjabat di BUMDes. BUMDes sudah harus independen dan lepas dari intervensi pemerintah desa” ujarnya.

Supaya BUMDes Sambirejo dapat berjalan maksimal, dalam waktu dekat Pemerintah Desa akan segera reorganisasi pengurus BUMDes. Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2018 ada anggaran yang akan dipakai. “kami akan coba merekrut pengurus secara profesional dengan membuka pendaftaran untuk masyarakat luas yang memang sudah merasa siap dan mampu untuk terlibat mengelola BUMDes” tambahnya.

Arif Riyadi selaku Sekretaris Desa juga mengakui  akan lemahnya inisiatif pengurus  untuk mengembangkan usaha-usaha BUMDes. Pengalaman beliau, pernah suatu waktu BUMDes ada peluang usaha untuk mengelola penyaluran Beras Sejahtera sebuah program dari Kementerian Sosial yang bekerjasama dengan Bank Mandiri. Sayangnya, peluang tersebut tidak mendapat respon positif dari pengurus BUMDes. “sudah saya bantu mengurus administrasinya, hingga dari Bank mandiri sudah turun lapangan untuk meninjau lokasi disini. Tapi tidak ada respon apa-apa”. cerita Arif yang turut menemui kedatangan YSKK.

Kedatangan YSKK ke Desa sambirejo ialah dalam rangka koordinasi awal rencana penyelenggaraan workshop Pengelolaan BUMDes bersama beberapa desa di Gunungkidul, termasuk salah satunya Desa Sambirejo.

Iklan