GUNUNGKIDUL – Badan Usaha Milik Desa atau yang biasa disingkat BUMDes merupakan sebuah gerakan untuk membangun kekuatan ekonomi lokal di wilayah pedesaan. Melalui semangat kemandirian, kebersamaan dan gotong-royong, BUMDes diharapkan mampu mengembangkan aset atau sumber daya yang ada di desa untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

Desa Sambirejo, Kecamatan Ngawen Gunungkidul merupakan salah satu desa di Gunungkidul yang telah lama memiliki BUMDes. Sayangnya, hampir 3 tahun terakhir ini BUMDes tersebut tidak beroperasi dan tidak ada kegiatan sama sekali. Menurut penuturan Direktur BUMDes Sambirejo, Sumadi, saat ditemui di Balai Desa Sambirejo menuturkan bahwa tidak beroperasinya BUMDes dikarenakan jenis usaha simpan-pinjam yang dilakukan sejak awal mengalami kendala dan banyaknya kredit macet. Nilai kredit macet yang cukup tinggi hingga 20 juta lebih membuat modal awal BUMDes yang didapat dari anggaran dana Desa semakin berkurang. “awalnya memilih jenis usaha simpan-pinjam karena hanya itu yang paling mudah dilakukan” ungkapnya.

Sumadi juga juga menyinggung keberadaan Pengelolaan Air Minum (PAM) di hampir semua Dusun di Desa Sambirejo. Menurutnya, peluang BUMDes untuk mengelola PAMDus bisa dibilang ada meskipun tidak besar. “ada 7 PAMDus dan semua beroperasi dengan lancar. Kondisi airnya juga bagus dan tidak pernah berkurang”, tuturnya.

Yang dihawatirkan Sumadi jika BUMDes ingin mengambil alih pengelolaan PAM di Dusun adalah pengelola dan masyarakat setempat tidak mau melimpahkan pengelolaan PAM ke BUMDes. Mengingat pendirian semua PAMDus bukan inisiatif desa, melainkan inisiatif masyarakat setempat. “PAMDus itu kan ada berkat swadaya masyarakat setempat, mereka mencari uang sendiri untuk pengeboran awal. Dan bahkan sampai-sampai sumbangan untuk pengadaan alat-alat yang dibutuhkan”, jelasnya.

Kalau Desa Karangrecek Wonosari, lanjut Sumadi, ia bisa menjadi desa maju karena berkat BUMDesnya yang mengelola PAM. Pendapatan BUMDes Karangrecek setiap tahunnya sangat besar sehingga membantu pendapatan asli desa. “ya kalau melihat Karangrecek, (BUMDes) Sambirejo juga pengen mengelola PAMDus”, pungkasnya[.]

Iklan