Anugerah Parahita Ekapraya atau yang biasa dikenal dengan singkatan APE adalah sebuah penghargaan atau pengakuan atas prestasi yang dicapai dalam pemenuhan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, dan pemberdayaan anak di daerah. Penghargaan ini diberikan kepada seluruh Pemerintah Daerah se-Indonesia tiap 2 tahun sekali atas dasar komitmen, kebijakan, kelembagaan, Sumberdaya Manusia dan anggaran, alat analisis gender, data gender, dan partisipasi masyarakat.

Selasa (23/10), Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat (BPPM) melakukan verifikasi kepada 5 Kabupaten/Kota se-DIY yang diselenggarakan di Gedung Pracimosono Komplek Kepatihan Yogyakarta. Verifikasi tersebut diuji langsung olah Tim Independen dari Kemeterian Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

Proses verifikasi kelima Kabupaten/Kota tersebut berlangsung secara bergantian dan di dalam ruangan khusus. Diurutann pertama, Verifikasi dilakukan kepada Kabupaten Kulon Progo yaitu mulai jam 09:00 s/d 10:30 WIB. Kemudian disusul Kabupaten Gunungkidul yang berlangsung hingga jam 13:45 WIB. Diurutan ketiga, Verifikasi data Kabupaten Sleman. Dilanjut urutan keempat, Kota Yogyakarta dan yang terakhir Kabupaten Bantul.

WhatsApp Image 2018-10-24 at 09.31.59 (1)
Verifikasi Data APE 2018 Kabupaten Gunungkidul

Yayasan Satu Karsa Karya (YSKK) sebagai bagian dari Kelompok Kerja (Pokja) pelaksanaan pembangunan dalam mewujudkan kesetaraan gender, pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan anak di Kabupaten Gunungkidul turut serta hadir dalam acara yang diselenggarakan setiap 2 tahun sekali tersebut. Dalam kesempatannya, YSKK yang diwakili staff Divisi Pemberdayaan perempuan diminta untuk menyiapkan materi terkait dengan inovasi-inovasi program kegiatan yang selama ini dilakukan di Wilayah Kabupaten Gunungkidul terkait partisipasinya dalam mewujudkan kemandirian kelompok-kelompok perempuan melalui pengembangan ekonomi kerakyatan dan politik perempuan.

Iklan