Memperingati Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul bersama Rifka Annisa WCC Yogyakarta dan SOS Childern Villages Yogyakarta menyelenggarakan Deklarasi Bersama dan Sarasehan Interaktif dengan tema “Stop Perkawinan pada Usia Anak untuk Mencegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak” di Balai Desa Baleharjo,Kecamatan Wonosari Gunungkidul pada Selasa (11/12) kemaren.

Acara yang dihadiri langsung oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, organisasi masyarakat, tokoh agama, Lembaga Swadaya Masyarakat, Forum Anak Gunungkidul dan awak media ini diawali dengan pembacaan Deklarasi Bersama peringatan Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Kabupaten Gunungkidul Tahun 2018. Berikut isi dokumen deklarasi tersebut:

“Dengan memohon ridho Tuhan Yang Maha Esa, pada hari ini,  Selasa tanggal 11 Desember 2018, pada momentumperingatan Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak KabupatenGunungkidul tahun 2018 , kami seluruh pemangku kepentingan dengan menyatakanakan bahu membahu melakukan upaya stop perkawinan pada usia anak untuk mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan langkah sebagai berikut:

[1] Berkomitmen meningkatkan upaya kesadaran masyarakat untukmencegah terjadinya perkawinan pada usia anak serta mendukung terwujudnyaKabupaten Gunungkidul layak anak

[2] Berkomitmen melakukan segala upaya pencegahan kekerasanterhadap perempuan dan anak

[3] Berkomitmen mendukung pembangunan berkelanjutan denganmengedepankan prinsip pertisipatif dan berjejaring

[4] Berkomitmen mendidik anak sebagai aset bangsa yangberkualitas”

Iklan